Virus-virus
neraka
(Ainun
Masyrifah)
Waktu terus menapak mengunyah sisnis
Mendobrak wajah-wajah bengis
Melototiku yang sedaritadi terduduk manis
Sibuk menahan darah nista yang berkucur dikelopak
mata
Diujung senja aku merabah wajah duka
Racun-racun kegelapan
Membayangi jati diri yang terluka
Tergores oleh pedang kejahiliyahan
Terdorong kejurang kesuraman
Hingga terjebak di lumpur nista
Aku termenung dalam kesunyian
Melihat bumi masih terselimuti virus neraka
Hingga membawaku terbang kedalam fatamorgana
Kegundahan melandaku,harus kemana aku?
Virus itu meledekku”onggok sampah”
Aku tersiksa oleh virus-virus neraka
Masih rendahkah aku
Disbanding kotoran nista?
Hingga insane tak mengulurkan tangan diatas dukaku
Pantaskah aku berlenggang dalam taman indahmu ya…
robbi
Sedangkan aku lumuran virus mengendap ditubuhku
Pantaskah aku berlehai didepanmu ya… robbi
Sedangkan aku,deretan nista masih menggantung
ditubuhku
Tapi rangkaian kalam suci
Member cahaya di hayatku
Diaakan tuntunku kewajah ridhomu
Dia berteriak kepadaku “dzikrulloh…”
Lantunan goresan ayat sucinya
Mulai menari menyelimuti bumi
Hingga menawan virus neraka
Langkah-demilangkah
Dia mengembalikan senyum bumi
Kini bumi memancarkan sinarnya
Hingga kita terlepas dari virus-virus neraka
Comments
Post a Comment